“Koperasi Kejujuran - Manajemen Sekolah Berbasis Kejujuran”

Hellow guys... apa kabar? coretan kali ini tentang apa ya? Hehehe...
“Koperasi Kejujuran - Manajemen Sekolah Berbasis Kejujuran”
Masih jujurkah siswa-siswi kita? Bisakah kejujuran dibudayakan di sekolah? Bagaimana caranya? Tulisan ini adalah sebuah potret SMPK Budi Murni Weleri yang menyediakan sebuah koperasi kecil untuk memenuhi kebutuhan siswa. Koperasi itu disebut “Koperasi Kejujuran”. Koperasi ini dikelola oleh Ibu Th. E. Bekti Handayani, S.Pd. Beliau merupakan guru yang mengajar Bhs Inggris. Walaupun demikian disela-sela kesibukannya sebagai guru, mengelola Koperasi Kejujuran. Seperti halnya sebuah koperasi sekolah, di koperasi ini disediakan berbagai macam kebutuhan siswa, di antaranya: buku tulis, pensil, penghapus, dan lain-lainnya.
Mengapa koperasi ini menarik untuk saya ulas, tak lain karena koperasi ini telah menjadi sarana pembelajaran karakter jujur pada peserta didik. Tidak ada petugas yang setiap waktu menjaga koperasi dan melayani pembeli. Siswa sudah terbiasa membeli dengan mengambil sendiri, membayar sendiri, serta mengambil sendiri sisa pembeliannya. Sederhana memang. Akan tetapi dibalik itu sungguh tersembunyi nilai-nilai yang luar biasa.

Nilai-nilai itu antara lain:
1. Sekolah ini sudah berupaya untuk menjadikan kejujuran sebagai prioritas budaya di sekolah. Upaya tersebut dirangkai dalam sebuah program sekolah yang diberi sebutan Manajemen Sekolah Berbasis Kejujuran. Manajemen yang dimaksud adalah proses, dalam arti serangkaian kegiatan yang diupayakan sekolah bagi kepentingan sekolah untuk mencapai tujuan pendidikan sekolah : Menciptakan generasi anti korupsi (pribadi yang jujur).
2. Sekolah memperhatikan perkembangan iman peserta didik melalui Kejujuran. Jujur merupakan kata yang apabila diucapkan terasa mudah tetapi sulit untuk diaplikasikan. Kenapa sulit diaplikasikan? padahal kita tahu bahwa jujur adalah kunci dari segala permasalahan yang ada di dunia ini. Jawabnya adalah karena kejujuran adalah bahasa hati, kejujuran adalah bahasa iman, dan kejujuran adalah obat yang pahit bagi manusia. Hati itu tidak pernah bohong, dia selalu berbicara tentang kebenaran. Dengan melatih peserta didik menjadi pribadi yang jujur, itu artinya peserta didik mendapat pendampingan secara iman.
3. Siswa dilatih untuk mempraktekan nilai-nilai benar, baik dan berguna.Kebaikan, kejujuran adalah apa yang dikatakan adalah sesuatu yang baik. Kegunaan: kejujuran adalah apa yang ingin beritahukan adalah berguna. Jadi pengertian kejujuran atau makna kejujuran yang menyeluruh adalah jika apa yang anda beritahukan adalah hal yang benar, baik, dan berguna.
4. Kejujuran adalah kunci kesuksesan. Kejujuran itu ibaratnya sebagai pintu masuk pergaulan dalam bisnis. Jika kejujuran itu hilang, berarti pintu masuk pergaulan dalam bisnisnya rusak. Dan untuk memperbaikinya sangatlah susah.
5. Melihat hal-hal tersebut, dapat saya simpulkan bahwa manajemen sekolah berbasis kejujuran yang telah dipraktekan di sekolah ini sungguh baik. Dan membuktikan bahwa SMP Kanisius Budi Murni Weleri telah konsisten menjadi sekolah yang menanamkan nilai-nilai kejujuran melalui serangkaian kegiatan yang diupayakan sekolah dengan mendayagunakan semua komponen, baik komponen manusia maupun sarana prasarananya. Pembelajaran yang bermutu, iklim, suasana, dan dinamika sekolah berperanan sangat penting dalam peningkatan mutu pendidikan sesuai visi dan misinya. Salut untuk SMPK Budi Murni yang konsisten membentuk pribadi-pribadi yang jujur.