Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

PASTIKAN SIKAP ANDA POSITIF

Kita tak dapat menyenangkan semua orang yang kita temui. Sebagian besar orang akan tetap bermasalah dengan kehidupannya, tak peduli apa pun yang kita katakan dan lakukan demi diri mereka.

Pastikan Anda bukan salah satu dari orang yang memperlihatkan pada dunia bahwa Anda marah pada kehidupan Anda dan melampiaskannya kepada orang lain.

PASTIKAN SIKAP ANDA POSITIF baik saat menghadapi masalah pribadim aupun saat menghadapi orang lain.

BERUBAH

 Kehidupan banyak sekali dibentuk oleh

Pertumbuhan di masa kecil. Jika pengalaman yang kita alami membuat kita merasa "kecil" sehingga menjadikan kita tak dapat berfungsi maksimal, janganlah menyerah.

Pegang kendali hidup Anda, ini adalah bukti kedewasaan. Kembangkan kemampuan MANAJEMEN DIRI.

PERHATIKAN apa saja yang selama ini jadi penghalang keberhasilan Anda. RENUNGKAN apa yang telah Anda alami. AMBIL PELAJARAN dari sana dan BERUBAHLAH.

Anak Ayam Diganti Roti Ayam

Seorang perempuan Kristen mempunyai 2 ekor anak ayam. Anak ayam itu sering mencari makan di halaman rumah tetangganya yang cepat naik darah. Suatu hari tetangganya menangkap kedua anak ayam itu dan mencekik lehernya sehingga mati. Lalu anak ayam itu dilemparkannya kembali melalui pagar. Tentu saja perempuan itu berduka tetapi dia tidak menjadi marah dan mencaci maki tetangganya. Sebaliknya ia mengambil anak ayam itu, mencabuti bulunya dan memasaknya menjadi roti ayam. Kemudian mengirimkan roti ayam tsb ke rumah tetangganya yg telah membunuh anak ayam itu. Perempuan itu meminta maaf karena tidak berhati-hati menjaga anak ayamnya.

Tetangganya tidak bisa berkata apa-apa. Roti ayam dan permintaan maaf itu membuatnya malu. Sebenarnya bukan maksud perempuan itu untuk membuat dia malu tetapi motivasinya membalas kejahatan dgn kebajikan adalah untuk memperlihatkan kasih Kristen yang nyata kepada tetangganya.

Ingat :
Membalas kasih dengan kebencian adalah kejahatan.
Membalas kasih dengan kasih adalah manusiawi.
Membalas kebencian dengan kasih adalah ilahi.

Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? ( Matius 5:46)

Kualitas Kehidupan

Dalam sebuah acara reuni, beberapa alumni menjumpai guru sekolah mereka dulu. Melihat para alumni tersebut ramai-ramai membicarakan kesuksesan mereka, guru tersebut segera ke dapur dan mengambil seteko kopi panas dan beberapa cangkir kopi yang berbeda-beda. Mulai dari cangkir yang terbuat dari kristal, kaca, melamin dan plastik. Guru tersebut menyuruh para alumni untuk mengambil cangkir dan mengisinya dengan kopi.

Setelah masing-masing alumni sudah mengisi cangkirnya dengan kopi, guru berkata, “Perhatikanlah bahwa kalian semua memilih cangkir yang bagus dan kini yang tersisa hanyalah cangkir yang murah dan tidak menarik. Memilih hal yang terbaik adalah wajar dan manusiawi. Namun persoalannya, ketika kalian tidak mendapatkan cangkir yang bagus perasaan kalian mulai terganggu.

Kalian secara otomatis melihat cangkir yang dipegang orang lain dan mulai membandingkannya. Pikiran kalian terfokus pada cangkir, padahal yang kalian nikmati bukanlah cangkirnya melainkan kopinya.

“Hidup kita seperti kopi dalam analogi tersebut di atas, sedangkan cangkirnya adalah pekerjaan, jabatan, dan harta benda yang kita miliki.

Pesan moralnya, jangan pernah membiarkan cangkir mempengaruhi kopi yang kita nikmati. Cangkir bukanlah yang utama, kualitas kopi itulah yang terpenting. Jangan berpikir bahwa kekayaan yang melimpah, karier yang bagus dan pekerjaan yang mapan merupakan jaminan kebahagian. Itu konsep yang sangat keliru. Kualitas hidup kita ditentukan oleh “Apa yang ada di dalam” bukan “Apa yang kelihatan dari luar”.

Apa gunanya kita memiliki segalanya, namun kita tidak pernah merasakan damai, sukacita, dan kebahagian di dalam kehidupan kita? Itu sangat menyedihkan, karena itu sama seperti kita menikmati kopi basi yang disajikan di sebuah cangkir kristal yang mewah dan mahal.

“Kunci menikmati kopi bukanlah seberapa bagus cangkirnya, tetapi seberapa bagus kualitas kopinya.”

“Selamat menikmati secangkir kopi…kehidupan”

Biarlah Yang Miskin Berkata, Aku Ini Kaya!

Teman-temanku yang berbahagia, pada kesempatan ini coretanku ini tentang kehidupan orang kaya yang mungkin sering kita pandang bahwa mereka selalu di posisi atas. Apakah demikian? Simak dan resapi ya?

Pada suatu hari, ayah dari sebuah keluarga yang sangat sejahtera membawa anaknya bepergian ke tempat-tempat wisata, antara lain pada suatu daerah yang sebagian besar penduduknya hidup dari hasil pertanian (mirip daerah asal saya hehehehe...) dengan maksud untuk menunjukkan bagaimana kehidupan orang-orang di daerah itu miskin atau serba kekurangan.
Keluarga itu menghabiskan waktu berhari-hari di sebuah tanah pertanian milik keluarga yang terlihat sangat miskin.
Karena sudah saatnya pulang, mereka pun kembali ke kota lagi. Biasa diperjalanan, mereka mengobrol banyak hal termasuk pengalaman waktu di tanah pertanian tersebut. Sang ayah bertanya kepada anaknya, "Bagaimana perjalanan tadi nak?"
"Sungguh luar biasa, Pa," jawab si anak.
"Kamu lihat kan bagaimana kehidupan mereka yang miskin?" tanya sang ayah.
"Iya, Pa," jawabnya.
"Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan ini?" tanya ayahnya lagi.
Si anak menjawab, "Saya melihat kenyataan bahwa kita mempunyai seekor anjing sedangkan mereka memiliki empat ekor. Kita punya sebuah kolam yang panjangnya hanya sampai ke tengah-tengah taman, sedangkan mereka memiliki sungai kecil yang tak terhingga panjangnya. Hebat ya? Kita memasang lampu taman yang dibeli dari luar negeri dan mereka memiliki bintang-bintang di langit untuk menerangi taman mereka. Beranda rumah kita begitu lebar mencapai halaman depan dan milik mereka seluas horison. Kita tinggal dan hidup di tanah yang sempit sedangkan mereka mempunyai tanah sejauh mata memandang. Kita memiliki pelayan yang melayani setiap kebutuhan kita tetapi mereka melayani diri mereka sendiri. Kita membeli makanan yang akan kita makan, tetapi mereka menanam sendiri. Kita mempunyai dinding indah yang melindungi diri kita dan mereka memiliki teman-teman untuk menjaga kehidupan mereka." Ternyata keluarga tadi sangat kaya ya Pa?

Dengan cerita tersebut, sang ayah tidak dapat berkata apa-apa. Kemudian si anak menambahkan, "Terima kasih, Pa, akhirnya aku tahu betapa miskinnya diri kita."

Teman-teman, terkadang yang terjadi, kita terlalu sering melupakan apa yang kita miliki dan hanya berkonsentrasi terhadap apa yang tidak kita miliki. Padahal kekurangan yang dimiliki seseorang dapat merupakan anugerah bagi orang lain. Semua berdasar pada perspektif setiap pribadi. Salam Dasyat...

PUCUK MERAH KEBANGGAANKU

Suatu kali dikala itu...(kelingan yen ngarang jaman cilik), ada sebuah tumbuhan kecil yang tercecer dan tidak dipedulikan. Karena merasa rendah diri, tumbuhan itu menganggap dirinya tidak penting. Hingga suatu hari, anginpun bertiup kencang, datang dan membuat tumbuhan kecil itu terhempas terbang – dia tidak tahu akan dibawa kemana – lalu tiba-tiba ia jatuh tanpa ampun ke sebuah tanah terbuka dan terpanggang di bawah sinar matahari dekat pohon mangganya pak Markus Darwis.

Tumbuhan kecil itu merasa bingung, mengapa ia harus mengalami semuanya itu? Tetapi yang ia butuhkan bukanlah sebuah jawaban, tetapi air hujan sebagai gantinya terik matahari; kadang gerimis dan kadang hujan deras.

Sementara waktu terus berlalu dan tahun berganti, ia melihat seorang pengelana duduk manggut-manggut di dekatnya, “Terima kasih Tuhan untuk ini. Saya sangat membutuhkan istirahat.”

“Apa yang kamu bicarakan?” tumbuhan itu bertanya. Pikirnya sang pengelana sedang mengolok-olok dirinya. Tumbuhan itu memang melihat beberapa orang duduk di dekatnya dalam beberapa tahun terakhir, namun tidak ada yang berbicara seperti itu.

“Siapa itu?” orang tersebut terkejut.

“Ini aku, Tumbuhan Kecil..Pucuk Merah”

“Tumbuhan Kecil, Si Pucuk Merah depan SMPK Budi Murni Weleri?” Pria itu melihat pohon raksasa. “Apa kamu bercanda? Kamu bukan Tumbuhan Kecil. Kamu pohon hebat. Sebuah pohon hebat dan rimbun!”

“Benarkah?”

“Ya! Kamu pikir kenapa semua orang itu datang ke sini?”

”Untuk apa mereka datang kesini?”

”Untuk berasakan keindahan dan keteduhanmu! Jangan beritahu saya bahwa kamu tidak tahu telah mengalami pertumbuhan bersama berjalannya waktu.”

Sesaat hening ketika pengelana itu selesai mengucapkan kalimat tersebut, dan membuat Tumbuhan Kecil itu sadar siapa dirinya sekarang.

Tumbuhan Kecil itu sekarang telah menjadi sebuah pohon yang hebat. Sambil berpikir, ia tersenyum untuk pertama kalinya. Tahun-tahun melelahkan berada dalam penyiksaan matahari dan hujan akhirnya masuk akal baginya.

“Oh! Itu artinya aku bukan Tumbuhan Kecil lagi! Aku tidak ditakdirkan untuk mati tanpa dikenali siapapun tetapi sebenarnya aku lahir untuk memberi keteduhan bagi orang-orang yang lelah. Wow! Sekarang hidupku seharga ribuan permata!” ucap Tumbunah yang telah menjadi sebuah pohon hebat  itu.

Tahukah Guys, kehidupan manusia serupa dengan jalan hidup Tumbuhan Kecil ini. Banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya berharga, dan setiap kesukaran yang dialaminya dimasa lalu adalah sebuah proses untuk membuat mereka kuat dan bertumbuh menjadi pribadi yang besar yang dapat memberkati kehidupan banyak orang.

Orang benar akan bertunas seperti pohon, akan tumbuh subur. Mereka yang ditanam akan bertunas. Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar.

“Dasyatnya Sumur Tua BMW”

Guys...apa kabar? Semoga Tuhan selalu memberi kenikmatan kepada kita semua. Tema kali ini tentang sumur tua BMW. Mungkin banyak yang belum tahu dengan sumur BMW. Sumur itu sudah berumur puluhan tahun, seumuran dengan SMPK. Kalau alumni BMW pasti sudah tahu, mereka biasa menyebut dengan nama Sumur BMW (red. BMW = Budi Murni Weleri). Sumur ini diyakini sangat luar biasa. Orang yang meminum air dari sumur ini akan hilang hausnya dan barang siapa yang mencuci muka dengan air ini akan menjadi sumringah (red. ora ngantukan), bersinar dan berseri. Ini pernah dibuktikan oleh saya sendiri... waktu itu sedang sinkronisasi persiapan Simulasi UNBK, dimana selama 26 jam sinkron tidak berhasil. Di temani Mas Greg Ardhiputra dan Bpk Johanes Brian Martana kami terus berjuang pantang menyerah mencari solusi. Badan terasa pegal, mata sayu karena kurang tidur. Teringat ada sumur BMW, hatiku mak greg...dan kemudian tanpa basa-basi mencoba raup....dan hore mukaku berseri lagi.... Penasaran, Mas Greg Ardhiputra pun mencobanya, dan terbukti. Cerita-cerita dengan yang lain ternyata anak-anak juga sering raup dengan air itu rupanya. Mungkin ini salah satu hal yang membuat warga sekolah dan alumni selalu kelihatan sumringah, berseri, cantik-cantik dan ganteng. Ndak percaya? Silahkan coba...
Apakah itu saja yang menjadikan Sumur BMW Dasyat? Bukan guys...
Sumur Tua BMW merupakan sumber air yang bersih, sehat dan siapapun dapat memanfaatkanya. Air sumur ini sering dimanfaatkan oleh para penjual kuliner yang ada di depan sekolah. Pihak sekolah mempersilahkan mereka untuk mengambil air tersebut secara gratis. Sekolah berpandangan bahwa dalam hidup bermasyarakat, sudah selayaknya kita harus mau berbagi kasih. Walaupun hanya air, akan tetapi berbagi kasih itu merupakan sudah dapat menjadi contoh teladan yang baik yang diberikan kepada peserta didik. SMPK Budi Murni memperjuangkan nilai “kasih” dan salah satu contoh adalah mempersilahkan para penjual mengambil air Sumur BMW, disamping kegiatan sosial yang lain.
Kita sering berbicara kasih dan menempelkan atribut kasih di tempat-tempat tertentu, tetapi pada kenyataannya... kasih itu hanyalah ucapan dan slogan saja. Padahal Kasih itu sama artinya membuka diri terhadap perhatian dan kepedulian yang mendalam, membuka ketertutupan nurani dan mencelikkan mata untuk melihat, merasakan, berbagi dan mengulurkan tangan untuk menolong. Tuhan ingin kita menjadi pengharapan dan saluran berkat bagi mereka yang membutuhkan.

Biarlah Tuhan Yang Mengemudikan Hidup Kita

Kita tidak pernah mempertanyakan ke mana sopir bus kota yang kita tumpangi akan membawa busnya. Tetapi kita sering mempertanyakan Tuhan, kemana Dia akan membawa hidup kita ?

Seorang ayah mengajak puterinya, Asa, 6 tahun, mengendarai mobil menuju ke sebuah museum. Sudah lama Asa menginginkannya. Si Ayah kebetulan hari itu mengambil cuti dan sengaja mengantar anaknya ke tempat yang sudah lama diimpikan Asa itu tanpa didampingi Bunda.

Di perjalanan, tak hentinya Asa bertanya kepada si Ayah, "Ayah tahu tempatnya?", tanya Asa yang duduk di samping kemudi Ayah.

"Tahu, jangan kuatir ..., " jawab Ayah sembari tersenyum.

"Emang Ayah tahu jalan-jalannya ?"

"Tahu, jangan kuatir ..."

"Benar, tidak kesasar Ayah ?"

"Benar, jangan kuatir ...," jawab Ayah tetap dengan sabar.

"Nanti kalau Asa haus, bagaimana ?"

"Tenang, nanti Ayah beli air mineral ..."

"Terus kalau lapar?"

"Tenang, Ayah ajak mampir Asa ke restoran ..."

"Emang ayah tahu tempat restorannya ?"

"Tahu, sayang ..."

"Emang ayah bawa cukup uang ?"

"Cukup, sayang ..."

"Kalau Asa pengin ke kamar kecil ?"

"Ayah antar sampai depan pintu toilet wanita ..."

"Emang di musium ada toiletnya ?"

" Ada , jangan kuatir ..."

"Ayah bawa tissue juga ?"

"Bawa, jangan kuatir ...," kata ayah sembari membelokkan mobilnya masuk jalan tikus, karena macet.

"Kok Ayah belok ke jalan jelek dan sempit begini ?"

"Ayah cari jalan yang lebih cepat ... supaya Asa bisa menikmati museum lebih lama nanti ..."

Tidak berapa lama, Asa kemudian tidak bertanya-tanya lagi. Giliran sang Ayah yang bingung,
"Kenapa Asa diam, sayang?"

"Ya, Asa percaya Ayah deh! Ayah pasti tahu, akan antar dan bantu Asa nanti!"

Kita ini seperti Asa si anak kecil ini. Kita bertanya banyak hal mengenai apa yang kita hadapi dan terjadi dalam hidup kita. Terlalu banyak khawatir apa yang akan kita hadapi. Padahal sesungguhnya Tuhan "sedang mengemudi" buat kita semua.

Kadang Ia membawa ke "gang sempit" yang barangkali tidak enak, tetapi itu semua untuk menghindari "kemacetan" di jalan yang lain. Kadang Ia memperlambat "kendaraan-Nya", kadang mempercepat. Semuanya ada maksudnya.

Ada baiknya kalau kita menyerahkan hal-hal yang di luar jangkauan kita kepada-Nya. Biarkan Dia berkarya atas hidup Anda, biarkan Dia mengemudikan hidup Anda, sebaliknya fokuskan hidup Anda kepada hal-hal yang Anda bisa kerjakan di depan mata, dengan berkat kemampuan yang Anda sudah miliki.

source: http://www.klinikrohani.com/2008/01/biarlah-tuhan-yang-mengemudikan-hidup.html

Menerima Kelemahan Dapat Memperkuat Gambaran Diri

Sha

Kelemahan diri adalah musuh diri kita sendiri yang kadang tampil dan kadang bersembunyi. Banyak orang menutupi kelemahan diri dengan cara masing-masing, ada yang tetap tampil tersenyum, ada yang mengalihkan perhatian, ada yang mencari sumber kelemahan orang lain, yang jelas dan pasti adalah manusia ingin tampil sempurna seseuai dengan status dan kodratnya.

Jika kita telah mampu mengendalikan kelemahan kita sebaiknya itu dipertahankan. Kelemahan dapat menjadi suatu sumber kekuatan dan imajinasi untuk menggali kreatifitas dan ide cemerlang. Akan tetapi kita harus berhenti mencela diri sendiri, maka kita akan lebih memperhatikan faktor-faktor positif dalam kepribadian kita. Kita akan mencari hal-hal dalam diri agar kita dapat menyukai diri kita. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga sifat optimis dan selalu introspeksi diri serta positif thinking.

Tips dibawah ini sedikit akan membantu kita dalam hal memperkuat gambaran diri : 

  1.  Pelajari keterbatasan kita. Kita semua (anda, saya, teman) pernah mengalami putus asa, baik secara fisik maupun mental. Setiap pribadi mengalaminya secara berlainan. Ada yang bertahan dibawah segala bentuk tekanan, tetapi ada pula yang roboh dibawah tekanan yang lain. Berhentilah mencela dan mencaci diri sendiri, dan lebih baik kembali pada kebiasaan mengakui keterbatasan kita. 
  2.  Hormati keterbatasan kita. Sekali kita sadar pada rasa putus asa, gunakan langkah ini untuk membantu diri kita sendiri. Jangan memaksa diri kita melampaui batas-batas kemampuan, hanya untuk membuktikan kepada orang lain bahwa kita pemberani !! . Ini membutuhkan keberanian untuk membuat suatu keputusan atas diri kita sendiri. 
  3. Ketangguhan. Pria seharusnya tidak merasa harus menjadi pahlawan super yang jantan … kebanyakan karakter dari tipe ini adalah kreasi khayal. Kadang-kadang masalah akan bertumpuk, dan dalam keputusan kita merasa akan menangis. Pria tidak seharusnya menangis. Bebaskan diri kita sendiri dari keyakinan seperti ini!! … maka menangislah bila perlu. Buang sesal, ambil langkah.
  4. Kesempurnaan. Wanita mempunyai atribut lain yang lebih berharga daripada gambaran fisik yang dapat dilihat di cermin. Bergerak dengan bebas dari suatu pemikiran kerdil yang meninggalkan luka-luka pada gambaran diri kita. Kita tidak dapat memendam luka-luka ini karena berakibat buruk pada akitivitas dalam mengimajinasikan gambaran diri.
  5. Selalu bersikap sungguh-sungguh terhadap diri sendiri. Tidak ada satupun diantara kita menyukai teman yang tersenyum ketika kita kaya, namun menghilang ketika kita miskin. Anda, saya, atau teman mungkin juga pernah mengalami hal ini, disaat kita berhasil setengah langkah .. naik derajat … bagaikan semut menyerbu gula, disaat kita bangkrut atau tertimpa masalah setengah besar .. turun derajat … bagaikan singa meninggalkan tulang belulang bangkainya. Jika kita hanya mengagumi kekuatan sendiri dan membenci kelemahan, berarti kita tidak bersikap tulus. Karena semua diberikan dengan 2 hal yaitu kekuatan dan kelemahan, maka tuluslah menerimanya. Gambaran diri kita tidak akan pernah kokoh, kita tidak akan pernah bahagia. Terimalah diri sendiri ketika berada di titik terendah (dilihat sebelah mata/diremehkan bahkan dicaci atau diolok), maka kita akan mempunyai suatu dasar untuk tumbuh dan bahkan bisa lebih kuat karena penerimaan gambaran diri begitu terikat dengan diri kita sendiri. Maka Lupakan kegagalan hari kemarin, hanya catat saja guna ambil hikmahnya, perbaiki sebaik mungkin dan lupakan ketakutan menghadapi hari esok. Pikirkan hari ini dan capai sesuatu yang berharga. Jadilah kita orang yang lebih kuat… ibarat besi .. semakin sering ditempa, semakin kuat dan tajam .

Terima kasih atas kunjungannya, dan semoga bermanfaat buat kita semua.

Referens : d-ekatnadi blog

JANGAN MUDAH MENGELUH

"Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan kamu kepada orang-orang kudus,
yang masih kamu lakukan sampai sekarang."
( Ibrani 6 : 10 )



Suatu hari terjadi percakapan antara sebuah bintang dan sebatang lilin.

Lilin itu berkata, "Bintang, mengapa aku hanya ada untuk diletakkan di suatu ruangan sempit sampai batangku habis terbakar dan mati? Jika beruntung saya akan berada di ruangan pesta atau restoran mewah, tapi jika tidak beruntung aku hanya diletakkan di kamar kecil. Sedangkan engkau, cahayamu bisa menyinari langit malam yang luas."

Sambil tersenyum sang bintang pun menjawab, "Aku memang bersinar di langit yang luas, namun sinarku hanya akan tampak di malam hari, sedangkan engkau dapat bersinar kapan pun diperlukan."

Seperti lilin, kita seringkali mengeluhkan kondisi yang kita alami. Sebagai karyawan, kadang kita merasa tidak seberuntung rekan kerja yang lain. Kita merasa bahwa beban perkejaan lebih menumpuk, atau mendapat ruangan yang tidak senyaman mereka, kemudian kita membandingkan diri dan berkata, "Andai saja aku bisa memilih... "

Jangan pernah mengeluh, Tuhan mau kita saling memperlengkapi satu dengan yang lain. Dan semua yang kita terima saat ini, walaupun tidak sesuai dengan harapan kita, itu semua ada dalam rencana-Nya. Dia tahu apa yang terbaik buat kita, dan Tuhan pasti mengingat apa yang sudah kita perbuat.


TUHAN ITU MENDENGAR

“Ketika TUHAN mendengar perkataanmu itu, sedang kamu mengatakannya kepadaku, maka berfirmanlah TUHAN kepadaku: Telah Kudengar perkataan bangsa ini yang dikatakan mereka kepadamu. Segala yang dikatakan mereka itu baik.“ Ulangan 5:28.

Baca Ulangan 5:23-33; 1 Korintus 9:27.
Ini pujian yang TUHAN berikan bagi orang Israel yang tegar tengkuk itu. Dia berkata,’ Segala yang di katakan mereka itu baik.” Kata-kata apa yang di ucapkan bangsa Israel sehinggga TUHAN memuji-Nya ? “ Mendekatlah engkau ( Musa ) dan dengarkanlah segala yang diFirmankan TUHAN, ALLAH kita, dan engkaulah ( Musa ) yang mengatakan kepada kami segala yang di Firmankan kepadamu ( Musa ) oleh TUHAN,ALLAH kita, maka kami akan mendengar dan melakukannya.” Ulangan 5:27. Itulah yang diinginkan TUHAN dari orang Israel “mendengar dan melakukannya.”Sebab tidak ada cara lain untuk menyenangkan hati TUHAN kecuali “ mendengar dan melakukan Firman TUHAN. “ Bahkan TUHAN berkata, “ Kiranya hati mereka selalu begitu, yakni takut akan Daku dan berpegang pada segala perintahKu….” Sebab bila hati TUHAN di senangkan maka akan menjadi “ baik keadaan mereka dan anak-anak mereka untuk selama-lamanya !. “ Ulangan 5:29.
Sudah berapa banyak kita mendengar Firman ALLAH dalam hidup kita ? Mungkin ada yang berkata, “ setiap hari “ Tetapi apakah kita melakukan Firman TUHAN sebanyak apa yang kita dengar ? Saudaraku, mendengar Firman TUHAN dan melakukannya adalah sesuatu yang sangat menyenangkan TUHAN. Dan biarlah itu menjadi gaya hidup kita sehari-sehari.Bila itu telah menjadi gaya hidup kita sehari-hari. Bila itu telah menjadi gaya hidup kita, janji TUHAN kepada orang Israel { “ Supaya baik keadaan mereka dan anak-anak mereka untuk selama-lamanya! “ ( ayat 29 ).} pasti akan kita alami dalam hidup kita sekarang ini.
Ada banyak masalah yang kita hadapi dalam hidup ini dan ternyata masalahnya satu saja yaitu tidak melakukan Firman TUHAN dengan baik. Ini sangat sederhana tetapi membutuhkan ketekunan dan komitmen, Memang lebih muda hidup tidak sesuai dengan Firman TUHAN . Mengapa ? Sebab itu sudah menjadi gaya hidup manusia lama kita. Bukanlah Anda dan saya adalah manusia baru di dalam KRISTUS. Mendengar Firman TUHAN dan melakukannya dalam hidup kita seharusnya menjadi gaya hidup manusia baru. Jangan pernah berkata, “ Kita kan masih hidup di dalam daging ? . Kan wajar jika masih ada kesalahan di sana sini., “ Siapa yang tidak tahu kalau kita masih hidup dalam daging ? justru itu kita harus melatih dan mengendalikan daging kita untuk melakukan firman TUHAN. Sebab selama ini sudah terbiasa melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan Firman TUHAN. Paulus berkata, “Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak. 1 Korintus 9:27……..AMEN.

TUHAN HANYA MENCIPTAKAN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN

“ Seorang perempuan janganlah memakai pakaian laki-laki dan seorang laki-laki janganlah mengenakan pakaian prempuan, sebab setiap orang yang melakukan hal ini adalah kekejian bagi TUHAN, ALLAH.” ( Ulangan 22:5 ) baca : Ulangan 22:5-11; 1 Korintus 6:9.; Kejadian 1:27, 5:2.

Suatu ketika saya membaca sebuah berita Internasional, tentang “ Keputusan yang Kontroversial di kota San Fransisco “. Paragraf pertama berkata, “ Hanya dalam waktu seminggu, tidak kurang dari 3000 pasangan sejenis, gay dan lesbian, menikah dib alai kota San Fransisco dan mendapatkan surat nikah. Itu terjadi Wali Kota Gavin Newsom melawan hokum Negara bagian California, yang melarang pernikahan sejenis.”

Dunia semakin edan! Luapan emosi bergema di seluruh dunia: Antara yang mendukung dan yang menentang. ALLAH sangat menentang pernikahan sejenis di mana disebut di Alkitab…” di 1 Korintus 6:9…” .Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,” .

Dan tahukah Anda apakah “orang pemburit “ itu ? mungkin lebih jelasnya kalau Anda membaca di terjemahan King James Version, “ Or do you not know that the unrighteous will not inherit the kingdom of God ? Do not be deceived; neither fornicators, nor idolaters, nor adulterers, nor effeminate, nor Homosexuals.” Jadi Anda tahu bahwa “ orang pemburit “ adalah orang-orang yang melakukan praktek penyimpangan seksual, yakni dengan sesama jenis. Mereka tidak mendapatkan bagian dalam Kerajaan ALLAH!.

ALLAH tidak menciptakan laki-laki untuk jadi perempuan demikian juga perempuan untuk jadi laki-laki tetapi ALLAH hanya menciptakan laki-laki dan perempuan saja,!….. “1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. ( Kejadian 1 : 27 ) dan …” laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka……. ( Kejadia 5:2 )

Namun sekali lagi saya tegaskan bahwa ALLAH tidak membenci para gay atau lesbi. ALLAH hanya membenci perbuatan mereka . Untuk mereka TUHAN YESUS juga menebus dosa mereka dengan mati di kayu salib, Untuk mereka TUHAN YESUS disalibkan. Tetapi yang penting adalah mereka menerima KRISTUS dan bertobat dari perbuatannya yang jahat itu. Dunia semakin lama memang semakin edan . Apa yang dulu dianggap tabu , lama-kelamaan dijadikan kebudayaan yang dapat diterima masyarakat, baik dengan cara terang- terangan ataupun lembut.

LEMBAH KEKELAMAN


Mazmur 23:1-3 adalah suatu jaminan bahwa kita tidak akan kekurangan, Tuhan akan membaringkan kita di rumput yang hijau, akan membimbing kita ke air yang tenang, menyegarkan jiwa kita dan membimbing kita ke jalan yang benar.

"Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku." (Mazmur 23:4)

Tiap orang punya lembah kekelaman masing-masing, bisa berupa masalah keuangan, sakit penyakit, dll. Kenapa kita harus memiliki lembah kekelaman??

Lembah kekelaman adalah kabar baik, Lembah kekelaman bukan tujuan akhir kita, Lembah kekelaman harus kita lewati untuk mencapai rumput yang hijau.

Sekalipun dalam lembah kekelaman yang paling kelam, tetaplah bersyukur, karena disana ada pribadi yang selalu menyertai kita, yaitu Yesus Tuhan.

Dimasa kekelaman jangan berhenti untuk percaya kepada Tuhan, karena janji-NYA adalah KEMENANGAN.

TUHAN MEMBERKATI.

KELIMPAHAN DAN SUKA CITA


“ Karena engkau tidak mau menjadi hamba kepada TUHAN, ALLAHmu, dengan sukacita dan gembira hati walaupun kelimpahan akan segala-galanya.” Ulangan28:47.
Baca Ulangan 28:47-68; Efesus 5:16.
Saya menemukan arti yang lebih jelas di dalam Alkitab bahasa inggris terjemahan new International Version, “ Because you did not serve the LORD your GOD joyfully and gladly in the time of prosperity.” ( Sebab engkau tidak melayani TUHANALLAHmu dengan sukacita dan gembira pada masa kelimpahan ).
Masa kelimpahan menjadi kebanggaan dan dambaan kita semua. Ini seperti roda berputar dan kita selalu ingin posisi kita selalu berada di puncak. Dan mungkin Anda saat ini berada di puncak. Apa kesibukan Anda kini ? Yang pasti jadwal padat pada hari senin- minggu. Mungkin senin rapat, selasa ketemu klien dari Jepang , rabu bermain Golf bersama klienatau relasi untuk membina hubungan kerja, kamis bermain Tennis, Jumat nonton konser, sabtu makan malam bersama keluarga sambil karaoke, .Minggu ke gereja ( dengan catatan tidak ada tugas kantor yang belum selesai ). Dalam keadaan hidup yang serba ada dan serba kecukupan, segala persoalan bisa di selasaikan cukup dengan karyawan yang handal. Semuanya ini akan mempengaruhi kita semakin jauh dari TUHAN YESUS, yang biasanya kita lakukan pada saat kita susah.
Sayang disaat kelimpahan Anda sering melupakan Dia yang telah mengangkat Anda. Ketika Anda masih mempunyai rumah kontrakan ,yang setiap tahun mengangkat lemari es keatas tempat tidur karena banjir, Anda mempunyai pengalaman yang indah dengan TUHAN. Persekutuan Anda dengan TUHAN begitu kuat, Agaknya tidak ada yang lebih indah dalam hidup Anda kecuali bertekuk lutut di hadapan Sang Raja. Hari minggu adalah hari sukacita Anda, sebab itulah saat dimana Anda bersama orang-orang kudus lainnya tenggelam dalam pujian dan penyembahan. Namun , dengan semakin meningkatnya jabatan Anda, status social Anda, dan rekening Anda di bank, Anda mulai terlibat dalam kesibukan yang lama kelamaan menyita perhatian Anda. Persekutuan dengan ALLAH bukan lagi menjadi kebutuhan primer Anda, tetapi hanyalah kebutuhan sekunder saja. Anda bukan sekedar lupa daratan, tetapi lupa segala-galanya.
Saudaraku kembalilah kepada kasih mula-mula dan layanilah ALLAH. Di luar ALLAH Anda tidak akan mendapatkan kepuasan yang sesungguhnya. Jadi saudaraku tetaplah layani ALLAH kita dengan lebih dekat lagi baik dalam keadaan senang maupun susah , maka TUHAN YESUS akan menilai Anda sebagai Anak-anak yang taat , anak-anak yang setia dan anak-anak yang selalu diingat TUHAN untuk diberi tugas lebih dalam lagi dalam kerajaan SURGA……AMIN.

MENGUCAP SYUKUR

Sahabat dimanapun berada, salam sejahtera untuk kita semua. Pada kesempatan ini mari sejenak kita melihat pribadi kita masing-masing, apakah kita sering bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang?
Ya kalau boleh kita jujur, kadang kita lupa untuk bersyukur. Karena mungkin dalam pikiran kita, tidak begitu memahami arti penting bersyukur.

Perhatikan kutipan Mazmur berikut ini:
Mazmur 86:12-13
Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya;sebab kasih setia-Mu besar atas aku, dan Engkau telah melepaskan nyawaku dari dunia orang mati yang paling bawah.

Baca : Mazmur 148; Wahyu 4; Ezra 5-6

Penelitian menunjukkan bahwa bersyukur dapat meningkatkan kesehatan fisik dan emosional. Memiliki gaya hidup penuh rasa syukur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan suplai darah ke hati kita. Jika kita melakukan dengan rutin hal ini, maka dapat meningkatkan kewaspadaan kita, antusiasme, energi dan juga meningkatkan kualitas tidur kita. Mereka yang menggambarkan dirinya sebagai orang yang penuh rasa syukur cenderung jarang stres dan depresi.

Untuk mendapatkan semua manfaat diatas, tidak terjadi dengan tiba-tiba. Contohnya waktu TUHAN YESUS menyembuhkan sepuluh orang yang sakit kusta. Saat itu TUHAN YESUS sedang lewat, dan mereka berteriak, “YESUS, Guru, kasihanilah kami!” Namun TUHAN YESUS tidak langsung menyembuhkan mereka, tetapi memberi mereka perintah untuk menghadap imam-imam. Ketika sepuluh orang yang berpenyakit kusta ini taat, mereka sembuh. Tetapi dari kesepuluh orang kusta yang mengalami kesembuhan itu, hanya satu yang kembali dan menyatakan terima kasihnya kepada TUHAN YESUS. Hal ini membuat TUHAN YESUS tertegun, "Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu?”

Bagi kita, sebagai pengikut TUHAN YESUS, mengucap syukur bukanlah sebuah saran, tetapi perintah. Anda akan menemukan banyak ayat di Alkitab yang memerintahkan umat TUHAN untuk bersyukur. Daud adalah salah satu contoh pribadi yang penuh syukur. Dia bahkan menyatakan syukurnya saat menghadapi masa-masa paling kelam dalam hidupnya.

Hari ini, mari tanyakan pada diri sendiri seberapa sering kita menunjukkan rasa syukur kita kepada Tuhan dan sesama.


Ucapan syukur bukan hanya sebuah ungkapan terima kasih, tapi hal itu adalah sebuah penyembahan yang akan membawa mukjizat dalam hidup Anda.
Ucapan syukur yang apabila kita ucapkan dengan sungguh-sungguh maka akan membawa kita untuk lebih kuat lagi dalam menjalani hidup. Kalau dalam kehidupan kita belum pernah atau jarang bersyukur, marilah mulai hari ini kita belajar untuk selalu bersyukur kepada Tuhan. Banyak hal yang perlu kita syukuri. Jangan merasa kalau sahabat tidak memiliki hal-hal yang pantas disyukuri. Setiap hari kita diberi kemampuan bernafas, itu merupakan sesuatu yang pantas disyukuri. AMIN.

TEGURAN TUHAN

Setiap orang tentunya pernah mendapat suatu teguran ; baik teguran dari orang tua, teman, guru atau siapa saja, termasuk teguran dari TUHAN. Yang pasti bahwa setiap orang pernah mengalaminya, karena manusia tidak lepas dari kelemahan atau kesalahan maupun kesalahan. Tetapi yang menjadi sedikit persoalan adalah tidak semua orang mau di tegur, karena ia selalu merasa dirinya benar. Dan orang yang mau di tegur itu harus rendah hati, sebab apabila tidak bersikap rendah hati maka akan terjadi persoalan baru. Firman TUHAN menasehatkan: " Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi." ( Amsal 27:5 )

Dan kali ini kita akan membahas mengenai teguran dari TUHAN yang terambil dari kisah anak yang terhilang.

Amsal 10 :17 berkata : " Siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan. tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat." Ungkapan inilah yang tepat bagi orang yang berusaha lari dari teguran, dan menganggap bahwa dirinya benar ( walaupun melakukan kesalahan ). Dan kisah anak yang terhilang ini memaparkan bahwa pada awalnya dia dalam kondisi ekonomi yang baik, tetapi dia mulai menjauh dari bapaknya, padahal bapaknya ingin senantiasa berkomunikasi dengan anaknya. Sebab jikalau ia melakukan kesalahan, maka bapaknya pasti memberikan teguran atau peringatan kepadanya supaya pada akhirnya anak tersebut tidak tersesat. Tetapi kenyataannya anak ini telah jauh dari bapaknya, sehingga ia tidak terjangkau oleh teguran bapaknya. Dan pada akhirnya keadaan yang telah memperingatkan dia ketika dia dalam kondisi kemiskinan ( untuk makan saja tidak ada ). Keadaan seperti ini sering dialami oleh anak-anak TUHAN. Untuk itu muncul peringatan: " untuk apa kita harus mengalami penderitaan terlebih dahulu supaya mengindahkan teguran TUHAN." TUHAN menegur kita dengan halus. Saudaraku apabila kita mendapat teguran, maka segeralah kita bertobat. Karena kita tahu bahwa rancangan TUHAN bukan rancangan kita, dan jalan kita bukan jalan TUHAN, demikianlah firman TUHAN ( Yesaya 55:8 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN ).

Bahkan TUHAN telah berkata bahwa pada mulanya TUHAN merancangkan masa masa depan yang indah dalam kehidupan kita. Kenyataannya manusia cenderung untuk melakukan kehendaknya sendiri yaitu menurut keinginan dagingnya. Namun Firman ALLAH tidak pernah kembali dengan sia-sia , sebab : " Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, demikian firman Ku yang ke luar dari mulut Ku: ia tidak akan kembali kepada Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Ku kehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya." ( Yesaya 55:10,11 ).

Tetapi jika manusia tetap tidak menghiraukan teguran TUHAN maka ia akan mengalami seperti yang tertulis dalam Amsal 29:1 " Siapa bersitegang leher, walaupun telah mendapat teguran, akan sekonyong-konyong di remukkan tanpa dapat dipulihkan lagi".

Saudaraku, dari gambaran diatas menjadi peringatan bagi kita untuk senantiasa bersikap rendah hati ( lapang dada ) saat mendapat teguran dari TUHAN, sebab semuanya akan mendatangkan kebaikan bagi kita....AMEN.
TUHAN YESUS memberkati Anda dan Keluarga...AMEN.

ANAK MALAS

Dikisahkan, sebuah keluarga mempunyai anak semata wayang. Ayah dan ibu sibuk bekerja dan cenderung memanjakan si anak dengan berbagai fasilitas. Hal tersebut membuat si anak tumbuh menjadi anak yang manja, malas, dan pandai berdalih untuk menghindari segala macam tanggung jawab. Setiap kali si ibu menyuruh membersihkan kamar atau sepatunya sendiri, ia dengan segera menjawab, "Aaaah Ibu. Kan ada si bibi yang bisa mengerjakan semua itu. Lagian, untuk apa dibersihkan, toh nanti kotor lagi." Demikian pula jika diminta untuk membantu membersihkan rumah atau tugas lain saat si pembantu pulang, anak itu selalu berdalih dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal. Ayah dan ibu sangat kecewa dan sedih melihat kelakuan anak tunggal mereka. Walaupun tahu bahwa seringnya memanjakan anaklah yang menjadi penyebab sang anak berbuat demikian. Mereka pun kemudian berpikir keras, bagaimana cara merubah sikap si anak? Mereka pun berniat memberi pelajaran kepada anak tersebut.
Suatu hari, atas kesepakatan bersama, uang saku yang rutin diterima setiap hari, pagi itu tidak diberikan. Si anak pun segera protes dengan kata-kata kasar, "Mengapa Papa tidak memberiku uang saku? Mau, aku mati kelaparan di sekolah ya?" Sambil tersenyum si ayah menjawab, "Untuk apa uang saku, toh nanti habis lagi? "Demikian pula saat sarapan pagi, dia duduk di meja makan tetapi tidak ada makanan yang tersedia. Anak itu pun kembali berteriak protes, "Ma, lapar nih. Mana makanannya? Aku buru-buru mau ke sekolah." "Untuk apa makan? Toh nanti lapar lagi?" jawab si ibu tenang. Sambil kebingungan, si anak berangkat ke sekolah tanpa bekal uang dan perut kosong. Seharian di sekolah, dia merasa tersiksa, tidak bisa berkonsentrasi karena lapar dan jengkel. Dia merasa kalau orangtuanya sekarang sudah tidak lagi menyayanginya. 

Pada malam hari, sambil menyiapkan makan malam, sang ibu berkata, "Anakku. Saat akan makan, kita harus menyiapkan makanan di dapur. Setelah itu, ada tanggung jawab untuk membersihkan perlengkapan kotor. Tidak ada alasan untuk tidak mengerjakannya dan akan terus begitu selama kita harus makan untuk kelangsungan hidup. Sekarang makan, besok juga makan lagi. Hari ini mandi, nanti kotor, dan harus juga mandi lagi. Hidup adalah rangkaian tanggung jawab, setiap hari harus mengulangi hal-hal baik. Jangan berdalih, tidak mau melakukan ini itu karena dorongan kemalasan kamu. Ibu harap kamu mengerti." Si anak menganggukkan kepala, "Ya Ayah-Ibu, saya mulai mengerti. Saya juga berjanji untuk tidak akan mengulangi lagi."
(Disadur dari www.andriewongso.com)

TUGAS
  1. Apa makna yang terkandung dalam cerita? 
  2. Refleksi : apakah perilaku aku selama ini seperti anak dalam cerita?
  3. Aksi : tuliskan aksiku sebagai seorang anak, yang akan dilaksanakan baik di sekolah atau keluarga.

Dalam Tangan Siapa?

Bola basket dalam tanganku berharga $19.
Bola basket dalam tangan Michael Jordan berharga $33 juta.
Tergantung ada dalam tangan siapa.

Baseball dalam tanganku berharga $6.
Baseball dalam tangan Mark McGuire berharga $19 juta.
Tergantung ada dalam tangan siapa.

Raket tenis tak ada gunanya dalam tanganku.
Raket tenis dalam tangan Venus Williams menghasilkan kemenangan dalam kejuaraan dunia.
Tergantung ada dalam tangan siapa.

Tongkat dalam tanganku menghalau binatang buas.
Tongkat dalam tangan Musa membelah lautan luas.
Tergantung ada dalam tangan siapa.

Ketapel dalam tanganku merupakan mainan anak-anak.
Ketapel dalam tangan Daud merupakan senjata dahsyat.
Tergantung ada dalam tangan siapa.

Lima roti dan dua ikan dalam tanganku menjadi beberapa potong roti isi.
Lima roti dan dua ikan dalam tangan Yesus memberi makan ribuan orang.
Tergantung ada dalam tangan siapa.

Paku-paku dalam tanganku menghasilkan sangkar burung.
Paku-paku dalam tangan Yesus Kristus menghasilkan keselamatan bagi segenap umat manusia. Tergantung ada dalam tangan siapa.

Kau lihat sekarang, segala sesuatu tergantung ada dalam tangan siapa.
Jadi serahkan segala masalahmu, kekhawatiranmu, ketakutanmu,
harapan-harapanmu, impian-impianmu,
keluargamu, kawan serta sahabat-sahabatmu
dalam tangan Tuhan sebab...
segala sesuatu tergantung ada dalam tangan siapa.


Pesan ini sekarang ada dalam tanganmu.
Apa yang hendak KAU lakukan dengannya?
Tergantung ada dalam tangan siapa.   

source: http://www.akupercaya.com/renungan-harian/6343-cerita-bijak.html

Rahasia Menang Atas Dosa

Seorang pemabuk berat bertobat dan hidup dengan penuh kemenangan selama beberapa minggu. Suatu hari ketika ia melewati pintu terbuka sebuah kedai minuman, bau yang tajam membangkitkan selera lamanya untuk minum. Tetapi kemudian ia melihat tanda pada jendela dekat kedai itu.

“Semua lemak susu dapat anda minum, $25 per gelas!”

Dengan bersemangat ia masuk dan memesan satu sampai 3 lemak susu. Setelah selesai gelas yang ketiga, dia menjadi begitu kenyang sehingga begitu lewat warung minuman tadi ia tidak tergoda lagi.

DL Moody sekali waktu mendemonstrasikan prinsip ini, “Katakanlah, bagaimana saya dapat mengeluarkan udara dari gelas ini?” tanyanya di depan umum.

“Hisaplah dengan pompa!” kata seorang.

“Itu akan menimbulkan kehampaan dan dapat menyebabkan gelas ini pecah”, jawab penginjil itu.

Akhirnya setelah banyak saran, Moody mengambil sebuah kendi dan dengan perlahan, mengisi gelas itu dengan air.

“Apakah sekarang udara sudah berpindah?” tanya Moody. Semua terdiam mengiyakan.

Anak Tuhan akan berhasil menghilangkan kebiasaan dosa apabila ia mempersilahkan Roh Kudus memenuhinya.

Barang siapa percaya kepadaKu,…Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup. Yang dimaksudkanNya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepadanya. --- Yohanes 7:38-39Tetapi kamu akan menerima kuasa kalau Roh Kudus turun ke atasmu dan kamu akan menjadi saksiKu… --- Kisah Para Rasul 1:8